Pelatihan Integrasi Moodboard dan Pemilihan Bahan dalam Standardisasi Proses Kreatif Desain Busana bagi Siswa SMK Tata Busana
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pembelajaran desain busana pada institusi kejuruan dan praktisi usaha mandiri masih cenderung berfokus pada aspek teknis produksi, sehingga sering kali mengabaikan penyelarasan konsep visual dengan pemilihan material yang sistematis. Akibatnya, terjadi kesenjangan (gap) di mana hasil akhir busana tidak sesuai dengan ide rancangan awal pada industri custom fashion design. Guna mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pelatihan serta pendampingan standarisasi proses kreatif berbasis integrasi moodboard dan pemilihan bahan. Metode pelaksanaan kegiatan diwujudkan dalam bentuk workshop interaktif, demonstrasi pembuatan digital moodboard, pendampingan analisis karakteristik material kain, serta evaluasi kesesuaian produk akhir. Mitra sasaran dalam program ini diajak mengeksplorasi ide dan mengomunikasikannya secara terstruktur. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas kreatif mitra. Integrasi moodboard sebagai media visual terbukti efektif membantu mitra mengorganisasi referensi warna, tekstur, dan gaya secara konkret. Sementara itu, pendampingan pemilihan bahan berhasil meningkatkan pemahaman mitra dalam menentukan kesesuaian jatuhnya kain, elastisitas, dan kenyamanan sesuai konsep yang direncanakan. Kegiatan pengabdian ini berhasil menyusun standardisasi alur kerja yang mampu meminimalisasi kesalahan interpretasi desain, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan model pembelajaran praktis yang relevan dengan kebutuhan industri fashion modern
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.