Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalui Pelatihan Vokasional Menjahit di Sekolah Perempuan Jawa Barat
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendidikan vokasional melalui jalur nonformal memegang peranan krusial dalam membekali masyarakat dengan keterampilan praktis guna mendukung kemandirian ekonomi. Sekolah Perempuan Jawa Barat berkomitmen memberdayakan kelompok ibu rumah tangga, perempuan kepala keluarga, dan kelompok rentan melalui program peningkatan kapasitas. Namun, kelompok mitra ini sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan terstruktur yang adaptif dengan kebutuhan pasar ekonomi mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan program pelatihan vokasional menjahit berbasis teknologi digital serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan kompetensi dan kesiapan wirausaha peserta. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pendekatan pelatihan intensif yang berfokus pada praktik langsung, penggunaan media nyata, pemanfaatan mesin jahit digital, serta evaluasi komprehensif pasca-pelatihan terhadap 24 orang peserta. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat ini berjalan sangat efektif, di mana seluruh aspek pelatihan masuk dalam kategori “Sangat Baik” dengan rata-rata capaian di atas 81%. Pemanfaatan media nyata dan mesin jahit digital memperoleh respons tertinggi mencapai 89,17%, yang membuktikan tingginya akselerasi pemahaman peserta terhadap teknologi tepat guna yang diajarkan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis menjahit mitra secara signifikan serta menumbuhkan motivasi kuat untuk membuka peluang usaha mandiri demi kesejahteraan keluarga
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
. Azizah, M., Hasan, M., Budiyono, A., Sirojuddin, A., & Rofiq, A. (2024). Pelatihan Metode Pembelajaran Aktif, Inovatif dan Menyenangkan untuk Guru MI Bahrul Ulum. An Naf'ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 39-48.
. Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). (2014). Pedoman pelaksanaan uji kompetensi. Jakarta.
. Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Pendidikan nonformal: Landasan dan kebijakan. Jakarta.
. Ismail, A. (2024). Pengaruh teknologi pada pelatihan vokasional. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 5(3), 30-40.
. H. Amnur, R. . Afyenni, R. Idmayanti, T. . Gusman, and A. Erianda, “Sosialisasi dan Penerapan Digitalisasi Sistem Pengelolan Peternakan Ikan pada Nagari Bomas Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan”, Jiptek, vol. 1, no. 2, pp. 41–45, Dec. 2023, doi: 10.62527/jiptek.1.2.9.
. Mulyono, Y. (2016). Pengembangan modul pelatihan berbasis praktik. Jurnal Pendidikan Vokasi, 4(2), 15-24.
. Suryani, N. (2017). Pelatihan keterampilan menjahit sebagai pemberdayaan perempuan. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 12(1), 75-90